Jumat, 03 Oktober 2014

SOSOK NABI DAN NUBUAT MASIH ADA

SOSOK NABI DAN NUBUAT MASIH ADA
Apabila kita bicara tentang nabi maka sama saja kita bicara tentang nubuat. Sebab nabi dan nubuat sangat berkaitan erat.
Jadi apabila tidak ada nabi maka tidak ada pula nubuat. Sebab Yesus bersaksi, berfirman, berkata-kata kepada anggota jemaat Tubuh Kristus melalui nubuat memakai para nabi.
Untuk menduduki jabatan sebagai seorang nabi harus diurapi dan ditetapkan sendiri oleh Yesus, bukan ditetapkan dan di SK-kan oleh organisasi, sebab alangkah anehnya apabila organisasi berani menetapkan seseorang untuk menjadi nabi supaya ia bernubuat didalam gereja.
Didalam Ef 4:11 sangat jelas dan tegas dikatakan bahwa didalam Tubuh Kristus terdapat 5 macam hamba Tuhan yaitu yang terkenal dengan istilah 5 jabatan Roh. Dan masing-masing hamba Tuhan pemegang 5 jabatan Roh tersebut diurapi dan ditetapkan sendiri oleh Tuhan lalu kemudian kepada mereka diberikan pula beberapa karunia Roh Kudus oleh Tuhan sebagai senjata bagi mereka untuk melawan tipu muslihat si iblis, yaitu senjata karunia-karunia Roh Kudus yang disebutkan didalam 1Kor 12:8-10.
Diantara ke 5 jabatan Roh tersebut terdapat jabatan nabi.
Adapun jabatan nabi tersebut dapat dilihat pada Ef 4:11 “Dan Ialah yang memberikan baik rasul-rasul maupun nabi-nabi, baik pemberita-pemberita Injil maupun gembala-gembala dan pengajar-pengajar.”
Didalam sebuah Tubuh Kristus terdapat beberapa orang hamba Tuhan yang diurapi oleh Tuhan untuk memegang jabatan kenabian, makanya mereka itu biasanya disebut para nabi.
Contoh para nabi yaitu semuanya anak Filipus sebanyak empat orang Kis 21:19 “Filipus mempunyai empat anak dara yang beroleh karunia untuk bernubuat.”
Apakah ada kaitannya antara nabi dan nubuat? Jawabannya yaitu kaitannya amat sangat erat sekali, sebab tidak mungkin ada nubuat kalau tidak ada nabi. Sebab Yesus memakai nabi untuk bernubuat, sebab kesaksian Yesus adalah roh nubuat Why 19:10b “Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”
Perhatikan saja didalam gereja yang tidak ada sosok nabi didalamnya, maka di gereja tersebut pasti tidak ada pula nubuat.
SEKALIPUN DI DALAM GEREJA sudah tidak ditemukan lagi sosok nabi dan nubuat, namun bukanlah berarti bahwa nabi dan nubuat tersebut sudah dihapuskan dari firman Tuhan, sebab gereja tidak dapat dijadikan sebagai ukuran untuk sebuah kebenaran, tetapi sesungguhnya bahwa sosok nabi dan nubuat tersebut sampai sekarang masih ada, bahkan sampai Yesus datang nabi dan nubuat masih ada meskipun di gereja tidak ada nabi dan nubuat.
Kenapa nabi dan nubuat sampai sekarang masih ada? Jawabannya yaitu karena yang sempurna itu yaitu YESUS masih belum datang, makanya berhubung Yesus masih belum datang maka nabi dan nubuat pun belum lenyap (1Kor 13:9-10).
Apabila nabi dan nubuat tersebut tidak ada didalam gereja lalu siapa yang salah? Apakah firman Tuhan ataukah pihak gerejanya yang salah.
Nabi bertugas menerima dan menyampaikan pewahyuan melalui nubuat, perhatikan contohnya dalam sebuah ayat di alkitab bahwa dimana ada tertulis kata “Nabi” maka disitu pula ada kata “Nubuat” contohnya di Kis 3:24 “Dan semua NABI yang pernah berbicara, mulai dari Samuel, dan sesudah dia, telah BERNUBUAT tentang zaman ini.”
Dan masih banyak lagi ayatnya yang lain di dalam alkitab yang mengatakan bahwa dimana ada tertulis kata "NABI" maka disitu ada pula tertulis kata "NUBUAT."
Pada zaman Roh Kudus sekarang ini nabi-nabi tersebut adalah merupakan bagian dari 5 jabatan Roh, dan harus ada didalam Tubuh Kristus, perhatikan didalam Ef 4:11 dan 1Kor 12:28a.
Dan para nabi tersebut ditetapkan sendiri oleh Tuhan, bukan ditetapkan oleh manusia atau organisasi, sebab tidaklah mungkin organisasi bisa menetapkan pakai voting lalu di SK supaya seseorang menjadi nabi dan bernubuat.
Sebuah Tubuh Kristus dan jemaat tidak akan bisa terbangun dan dewasa apabila didalamnya tidak ada nabi (Ef:4:12-16), sebab nabi merupakan salah satu dasar/ pilar bagi pembangunan sebuah Tubuh Kristus, perhatikan didalam Ef 2:20 “Yang dibangun di atas dasar para rasul dan para nabi, dengan Kristus Yesus sebagai batu penjuru.”
Dengan demikian maka sebuah Tubuh Kristus yang tidak ada nabi dan rasul didalamnya adalah sama dengan sebuah bangunan yang dibangun di atas pasir tanpa dasar.
Jemaat tubuh Kristus itulah sebagai calon mempelai Kristus yang bergaul karib dengan Yesus.
Calon mempelai Kristus harus dewasa dan gadis, jadi seorang yang rohaninya masih bayi dan anak kecil tidak dapat dijadikan mempelai Kristus, aneh apabila ada anak bayi yang dijadikan mempelai.
Adapun wadah untuk mendewasakan rohani para bayi dan anak kecil tersebut sehingga mereka dewasa dan layak menjadi mempelai Kristus yaitu hanyalah di Tubuh Kristus saja oleh 5 jabatan Roh, perhatikan ayatnya didalam Ef 4:11-16.
Oleh karena itu Mzm 105:15 "Jangan mengusik orang-orang yang Kuurapi, dan jangan berbuat jahat kepada nabi-nabi-Ku!"
Tugas Nabi yaitu menerima pewahyuan berupa penglihatan, pendengaran, dan nubuat secara langsung dari Yesus. Wahyu sangat penting bagi jemaat didalam Tubuh Kristus sebab Ams 29:18 “Bila tidak ada wahyu, menjadi liarlah rakyat.”
Yesus memakai nubuat (urapan nabi) untuk bersaksi, untuk berkata-kata, untuk berfirman secara langsung pada saat jemaat Tubuh Kristus menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran Why 19:10b “Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat.”
Pewahyuan (nubuatan) dari Yesus disampaikan-Nya memakai para nabi melalui karunia bahasa roh yang ditafsirkan, melalui nubuat, melalui penglihatan, melalui pendengaran, dll.
Seorang nabi tidak berkhotbah, kecuali apabila ia mempunyai urapan Tuhan ganda yaitu disamping urapan sebagai nabi ia juga diurapi Tuhan sebagai pengajar atau penginjil. Tetapi seorang nabi yang hanya mempunyai urapan sebagai nabi saja tidak boleh menginjil atau mengajar tetapi ia hanya menerima pewahyuan lalu menyampaikannya kepada jemaat dan tidak boleh ia tambahkan dan kurangi.
Adapun caya nabi menyampaikan pewahyuan tersebut yaitu antara lain melalui karunia bahasa roh yang ditafsirkan dan melalui karunia nubuat (karunia kenabian) serta melalui kesaksian-kesaksian (penglihatan dan pendengaran), Hos 12:11 "Aku berbicara kepada para nabi dan banyak kali memberi penglihatan dan memberi perumpamaan dengan perantaraan para nabi.
Sekarang sudah ada orang (gereja) yang melatih/ mengajar jemaat agar semuanya bisa bernubuat dan bisa berbahasa roh, padahal yang mananya nubuat dan bahasa roh serta menafsirkan bahasa roh tersebut adalah karunia Roh Kudus yaitu pemberian Roh Kudus, jadi berhubung ia adalah karunia (pemberian) maka tidaklah mungkin ia bisa dilatih oleh siapapun.
Kalau ada orang (gereja) yang mengatakan bahwa berbahasa roh dan bernubuat itu bisa dilatih dan diajarkan bahkan kini sudah ada sekolah alkitab yang membuka jurusan kenabian, maka itulah yang dinamakan dengan BAHASA ROH PALSU dan NUBUAT PALSU oleh para NABI PALSU.
Sebuah nubuat dari Yesus hanya dapat muncul pada saat anggota Tubuh Kristus berkumpul sekurangnya dua orang atau lebih bersama-sama larut dalam suasana ibadah menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran (Mat 18:20 dan Why 19:10b).
Adapun tatacara para nabi bernubuat pada saat ibadah menyembah Tuhan dalam roh dan kebenaran yaitu sebagaimana yang sudah diatur didalam 1Kor 14:29-31 sbb: “Tentang nabi-nabi--baiklah dua atau tiga orang di antaranya berkata-kata (bernubuat) dan yang lain menanggapi apa yang mereka katakan (nubuatkan). Tetapi jika seorang lain (nabi lain) yang duduk di situ mendapat penyataan, maka yang pertama (yang bernubuat pertama) itu harus berdiam diri. Sebab kamu semua (para nabi) boleh bernubuat (berkata-kata) seorang demi seorang, sehingga kamu semua (seluruh jemaat) dapat belajar dan beroleh kekuatan.”
Sesuai dengan jabatannya, yaitu sebagai Nabi, maka ia pasti mempunyai karunia sekurang-kurangnya, yaitu karunia iman, karunia bahasa roh dan karunia nubuat.
Sosok nabi hanya ada di Tubuh Kristus saja, nabi tidak ditemukan di gereja karena gereja sudah punya ART yang tidak memberi ruang dan peluang kepada para nabi terlebih lagi kepada 5 jabatan Roh, yang ada di gereja hanyalah GEMBALA, itupun hanya gembala upahan bukan gembala urapan Tuhan.
Gara-gara tidak diakuinya para nabi dan 5 jabatan Roh tersebut oleh gereja didalam ART-nya itulah sehingga kini para nabi bersama 5 jabatan Roh pun dipakai oleh Yesus hanya terbatas pada Tubuh Kristus saja.
Yang dikhawatirkan bahwa dengan ART tersebut maka gereja bersama dengan jemaat secara tidak langsung telah dijebak dalam kasus menolak, menyangkal dan menghujat urapan kenabian dan 5 jabatan Roh yang nilainya adalah sama saja dengan menolak, menyangkal dan menghujat pemilik urapan kenabian tersebut yaitu Roh Kudus. Padahal menyangkal, menolak dan menghujat Roh Kudus tidak ada pengampunan (dosa permanen).
Kenapa disebut dosa permanen? Yaitu karena sejak saat ia menghujat Roh Kudus tadi, maka sejak saat itu pula Roh Kudus lari dari si penghujat tadi, sebaliknya roh lain akan masuk. Nah, apabila Roh Kudus sudah lari dari orang tersebut maka sudah dapat ditebak roh siapakah yang ada didalamnya? Jawabannya Rom 8:9b " Tetapi jika orang tidak memiliki Roh Kristus, ia bukan milik Kristus."
Jadi kepada barangsiapa (gereja) yang sudah tidak ada lagi Roh Kudus bertahta didalamnya maka iapun bukan lagi disebut sebagai Tubuh Kristus yang semestinya sebagai tempat bagi bertahtanya Roh Kudus, tetapi justeru sebaliknya ia secara otomatis disebut sebagai Tubuh Anti-Kristus tempat bertahtanya roh antikristus, dan itulah penyebabnya sehingga ia pun disebut sebagai seorang perempuan (gereja) yang penuh tertulis dengan nama-nama hujat dan pada dahinya tertulis suatu nama rahasia “BABEL BESAR” ibu (germo) dari wanita-wanita (gereja) pelacur (Why 17:3-6).
Namanya saja ibu dari wanita-wanita pelacur (germo) tentu saja ia paling hebat dalam hal bersolek, dan berdandan memakai pakaian jasmani sehingga iapun terlihat amat sangat indah dan megah serta mengagumkan, didalamnya terdapat setumpuk harta karun duniawi yang melimpah, dan iapun terlihat amat sangat seksi dengan paras muka dan bibir yang dipoles dengan warna merah merona sehingga germo itupun terlihat amat sangat cantik, menggairahkan dan menggoda, tujuannya tidak lain adalah untuk menggoda dan menarik minat semua orang, dan kini banyak orang yang terpikat dengan kemolekan germo tersebut, namun sangat disayangkan bahwa didalam ibu (germo) wanita-wanita pelacur tersebut tidak ada Roh.
Waspadalah, haleluya, amen. JBU.
Drs Yunit

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

WEBINAR CCA: PEKERJA MIGRAN MENANGGUNG BEBAN COVID-19

Ruth Mathen Kesimpulan panelis webinar CCA: Pekerja migran menanggung beban terbesar dari krisis COVID-19 dan dampaknya yang terus meni...